Cara Mengolah Temulawak dengan Benar

Cara Mengolah Temulawak dengan Benar Tanpa Efek Samping

Walaupun memiliki khasiat yang tinggi untuk tubuh, tetapi kita harus mengetahui betul cara mengolah temulawak dengan benar, agar khasiat tersebut tidak terbuang sia-sia.

Temulawak atau Curcuma Xanthorrhiza adalah tumbuhan khas Indonesia berwarna kuning yang bentuknya menyerupai silinder.

Tanaman yang hampir mirip dengan kunyit ini, biasanya tumbuh di padang alang-alang atau di tanah kering.

Baca juga: Cara Membuat Cream Temulawak Alami

Akan tetapi, saat ini kita bisa menjumpainya di dataran tinggi untuk dibudidayakan.

Cara Mengolah Temulawak dengan Benar

Selain kurkuminoid, ada banyak zat yang terkandung dalam temulawak yang pastinya sangat bermanfaat bagi tubuh, diantaranya kadmium, magnesium, natrium, protein, minyak atsiri, lemak, serat, karbohidrat, pati, dan mangan.

Zat komponen terbesar dalam temulawak adalah pati yang berwarna putih kekuningan.

Selain itu, ada 3 zat aktif yang terkandung dalam temulawak, yaitu germakron untuk mencegah pembengkakan, tumeron, dan P-toluilmetillkarbinol serta seskuiterpen d-kamper.

Supaya semakin bermanfaat, sekarang ini sudah banyak olahan temulawak yang dijadikan sebagai minuman, seperti jamu dan minuman berkemasan praktis lainnya.

Namun, kamu tidak perlu bingung, karena temulawak ini bisa kamu olah sendiri lho.

Berikut adalah cara mengolah temulawak yang bisa kamu ikuti.

  • Terlebih dahulu pilih 50 gram temulawak yang masih segar
  • Irislah dengan ukuran tipis, lalu jemur di bawah sinar matahari hingga kering
  • Jika sudah kering, siapkan air yang sudah direbus sekitar 200 ml untuk merebus 5-6 lembar temulawak yang kamu ambil. Untuk merebusnya pakai panci jenis stainless steel, jangan panci aluminium
  • Rebus irisan temulawak dengan api yang cukup besar. Jika sudah mendidih kecilkan apinya dan diamkan sampai air rebusannya berukuran 1 gelas
  • Setelah itu tuang airnya ke gelas dan bisa kamu konsumsi.

Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan

Ada banyak sekali manfaat dari temulawak ini, bisa digunakan sebagai bumbu masakan, minuman, pewarna alami, bahkan kosmetik.

Apalagi sekarang sudah marak obat-obatan herbal yang diolah dari temulawak. Lantas apa saja sih manfaat yang kita dapat dari temulawak ini? Berikut adalah uraiannya.

Mengatasi osteoarthritis

Osteoarthritis atau penyakit degeneratif sendi, merupakan kondisi terjadinya pergesekan antara ujung tulang-tulang penyusun sendi, yang mengakibatkan rasa nyeri, sakit, bahkan kaku.

Bagi anda yang menderita penyakit osteoarthritis, anda bisa mengobatinya dengan jamu temulawak ini.

Hal tersebut telah dibuktikan pada Journal of Alternative and Complementary, yang menyebutkan bahwa efek yang dihasilkan temulawak tidak berbeda dengan efek ibuprofen, yaitu dapat menghilangkan rasa sakit pada sendi.

Memperlancar proses pencernaan

Temulawak bermanfaat untuk mempermudah proses pencernaan dan metabolisme makanan pada tubuh.

Hal ini karena cairan empedu pada kantong empedu, akan dirangsang untuk berproduksi.

Selain itu, masalah perut kembung dan penurunan nafsu makan akan diatasi dengan tepat oleh temulawak.

Kasus ini dibuktikan pada sebuah jurnal, dimana beberapa pasien yang menderita radang usus akan diminta untuk mengonsumsi temulawak secara rutin.

Hasilnya pasien yang mengonsumsi temulawak lebih cepat sembuh dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya.

Mencegah dan mengobati kanker

Temulawak memang belum teruji secara klinis untuk mengobati kanker. Namun, khasiat temulawak dipercaya oleh beberapa ahli dalam pengobatan segala jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus.

Walaupun belum terbukti pasti, tetapi di tahun 2001 telah dilakukan riset oleh peneliti dari Universitas Maryland Medical Center.

Mereka mengatakan bahwa bahan-bahan herbal yang mengandung zat antioksidan ini mampu mencegah tumbuh dan berkembangnya penyakit kanker.

Mengobati peradangan

Temulawak juga bisa menghentikan sakit radang yang berasal dari dalam tubuh, seperti radang sendi.

Hal itu karena temulawak memiliki sifat anti radang yang dapat mencegah produksi prostaglandin E2.

Bersifat antibakteri dan antijamur

Temulawak juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang terkandung di dalamnya.

Untuk sifat antibakteri terbukti ampuh dalam membasmi bakteri Staphylococcus dan Salmonella. Sedangkan sifat antijamurnya dapat membunuh jamur jenis dermatofita.

Mengobati jerawat

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, temulawak juga berguna bagi kesehatan wajah, khususnya dalam menghilangkan jerawat dari wajah.

Sebab temulawak memiliki sifat yang dapat mengurangi produksi kelenjar minyak, yaitu sifat astringent.

Tidak hanya itu, temulawak juga mengandung antiseptik. Dengan antiseptik ini, kulit akan menjadi lebih bersih dan terhindar dari bakteri penyebab jerawat.

Menjaga kesehatan hati

Jurnal penelitian ilmiah membuktikan jika ekstrak temulawak juga mampu melindungi kesehatan hati.

Organ hati kita akan mudah terlindungi dari hepatotoksin, yang akan mengakibatkan efek buruk untuk hati. Hepatotoksin ini seperti karbon tetraklorida dan acetaminophen.

Obat diuretik

Temulawak juga berguna sebagai obat diuretik alami. Diuretik adalah zat yang bekerja untuk menghilangkan air dan garam yang ada di dalam tubuh, jadi tidak akan ada cairan yang menumpuk dalam tubuh kita.

Zat diuretik ini akan memindahkan banyak natrium ke urine berkat rangsangan ginjal.

Selain itu, cairan yang berlebih akan diambil oleh zat ini dari pembuluh darah. Pada proses ini, dinding pembuluh darah akan berkurang tekanannya.

Diuretik sangat dipercaya dalam mengobati penyakit seperti jaringan yang membengkak, gagal hati dan jantung, serta ginjal yang bermasalah.

Antispasmodik

Menurut pusat informasi obat nasional, antiapasmodik berfungsi untuk merilekskan otot halus yang berada di usus, sehingga terhindar dari kejang.

Obat ini biasanya digunakan untuk penderita Irritable Bowel Syndrome atau kondisi di mana otot mengalami kontraksi yang tidak normal.

Orang yang menderita sindrom ini mempunyai gejala seperti diare, kembung, sembelit, dan kram pada perut.

Dengan adanya sifat ini pada temulawak, dapat mengurangi gejala IBS. Minumlah obat ini 30 menit hingga satu jam sebelum makan

Efek samping temulawak

Walaupun mempunyai manfaat yang baik untuk tubuh, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sebab temulawak juga mempunyai banyak kelemahan.

Contohnya temulawak aman dikonsumsi hanya selama 18 minggu. Jika lebih dari itu akan mengakibatkan efek samping yang buruk bagi tubuh, seperti mual dan iritasi pada perut.

Selain lama waktu mengonsumsinya, perhatikan juga penyakit yang kamu alami. Apabila kamu menderita penyakit hati dan empedunya bermasalah, disarankan jangan mengonsumsi ini.

Karena kondisi kesehatanmu semakin memburuk diakibatkan oleh meningkatnya produksi empedu.

Apalagi jika kamu memiliki alergi, maka tidak disarankan untuk meminum ini. Sebab akan menimbulkan reaksi alergi bahkan syok anafilakti, yang harus ditangani oleh dokter

Maka dari itu, sebelum mengonsumsi temulawak sebaiknya berkonsultasilah dahulu dengan dokter.

Meskipun terbuat dari bahan alami, jika kita mengonsumsinya dengan asal akan berakibat buruk bagi tubuh, karena belum memiliki mempunyai dosis yang berbeda dan belum betul-betul teruji secara klinis.

Faktanya temulawak hanya untuk terapis penunjang, bukan pengganti obat dari dokter.

Nah itu dia penjelasan mengenai cara mengolah temulawak dengan benar berikut manfaatnya.

Meskipun banyak manfaatnya, obat temulawak ini tidak selalu dijamin aman karena masih memiliki efek samping dan tidak bekerja secara efektif bagi semua orang.

Author profile
putri uk
Putri UK

Seorang makeup artist dan penulis di LemariWanita.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *