Cara Minum Temulawak Yang Benar

Cara Minum Temulawak Yang Benar Sesuai Aturan Minum

Temulawak memiliki khasiat yang baik jika Anda mengetahui tentang bagaimana cara minum temulawak yang benar.

Temulawak telah menjadi tanaman obat yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman obat yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu temulawak juga bermanfaat sebagai obat bagi beberapa penyakit.

Baca juga: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Temulawak

Temulawak memiliki nama latin Curcuma Xanthorriza.Tanaman ini berbentuk silinder dengan diameter sepanjang 6 cm.

Tanaman ini termasuk jenis tanaman monokotil yang memiliki akar tunggang.

Akar pada temulawak merupakan akar rimpang. Rimpang merupakan bagian batang yang berada di bawah tanah.

Rimpang juga biasa disebut umbi batang atau umbi rimpang. Diantara semua rimpang, temulawak merupakan rimpang yang paling besar.

Rimpang temulawak memiliki 2 bagian yaitu rimpang induk dan anakan. Rimpang induk memiliki bentuk bulat menyerupai telur dan memiliki warna kuning tua pada bagian luar, sedangkan bagian dalamnya berwarna jingga kecoklatan.

Pada mulanya, temulawak banyak ditemukan tumbuh di daerah hutan, terutama hutan jati. Selain itu, temulawak juga sering tumbuh di padang alang-alang dan tanah yang kering. Akan tetapi, saat ini temulawak telah banyak dibudidayakan di dataran tinggi.

Cara Minum Temulawak Yang Benar Agar Berkhasiat

Cara Minum Temulawak Yang Benar.jpg

Agar khasiat dari temulawak dapat dirasakan secara maksimal, Anda harus tahu cara mengolah dan mengonsumsinya.

Menurut guru besar Ilmu Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Erni Hernawati Purwaningsih, Sebaiknya temulawak diminum sebanyak dua kali dalam seminggu, sedangkan jika Anda adalah seorang pekerja keras, maka Anda harus mengonsumsi temulawak setiap hari.

Dalam segi pengolahannya, biasanya temulawak dijemur terlebih dahulu sebelum diseduh. Hal ini tidak disarankan, karena saat temulawak dijemur beresiko terkena debu atau kotoran. Proses ini dapat menimbulkan efek samping saat mengonsumsi temulawak.

Metode yang benar sebelum Anda mengonsumsi temulawak adalah dengan cara dibakar terlebih dahulu. Dengan proses pembakaran, maka getah dalam temulawak dapat hilang.

Setelah dibakar, temulawak dikupas lalu dirajang dan terakhir direbus. Air rebusan temulawak yang akan Anda minum dapat Anda tambahkan gula aren agar rasanya sedikit lebih nikmat.

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan.jpg

Setelah mengetahui cara yang baik dalam meminum temulawak, Anda dapat mengetahui apa saja manfaat temulawak. Berikut beberapa manfaat dari temu lawak bagi kesehatan tubuh Anda:

Mengatasi Masalah Pencernaan

Mengatasi Masalah Pencernaan.jpg

Manfaat dari temulawak bagi pencernaan sangat beragam dan dikenal sangat ampuh, seperti dapat mengatasi Maag, pencernaan tidak lancar, dan penyakit terkait pencernaan.

Temulawak bekerja dengan merangsang produksi cairan empedu dalam kantong empedu sehingga metabolisme pencernaan pada tubuh berjalan dengan baik.

Pada sebuah studi yang dilakukan sekelompok peneliti yang melakukan sebuah uji coba pada pasien yang mengalami peradangan usus untuk mengonsumsi temulawak setiap harinya.

Hasilnya, pasien yang mengonsumsi temulawak setiap hari lebih cepat mengalami proses penyembuhnnya dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsi temulawak.

Mengatasi Osteoarthritis

Mengatasi Masalah Pencernaan.jpg

Ostheoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang memiliki gejala berupa sendi-sendi menjadi sakit dan kaku.

Temulawak memiliki manfaat untuk mengobati penyakit sendi ini. Efek temulawak hampir sama dengan ibuprofen yaitu dapat mengurangi rasa sakit, termasuk sakit sendi pada penyakit Osteoarthritis.

Mengatasi Masalah Liver

Mengatasi Masalah Liver.jpg

Temulawak memiliki manfaat dalam melindungi hati dari bahaya hepatotoksin. Hepatotoksin merupakan bahan kimia yang menyebabkan masalah pada hati. Oleh karena itu, temulawak baik bagi penderita masalah liver atau hati, seperti penyakit hepatitis b.

Untuk mengatasi masalah liver, Anda dapat merebus temulawak dengan air lalu menambahkannya dengan gula aren. Aturan minum temulawak untuk liver adalah 2 kali sehari.

Temulawak Sebagai Antispasmodik

Minyak yang terkandung pada temulawak menjadikan temulawak sebagai zat antispasmodik yaitu golongan obat yang berfungsi sebagai relaxant otot polos.

Biasanya antispasmodik bermanfaat untuk mengatasi IBS (Irritable Bowel Sindrom). Kondisi IBS terjadi saat usus besar mengalami masalah akibat kontraksi otot yang tidak berfungsi normal.

IBS memiliki gejala seperti, sakit perut, kembung, diare, kram perut, dan sembelit. Temulawak dapat berfungsi sebagai antispasmodik pada kondisi IBS dengan mengonsumsinya 30 hingga 60 menit sebelum makan.

Obat Diuretik

Selain sebagai obat antispasmodik, temulawak juga memiliki fungsi sebagai obat diuretik alami. Diuretik merupakan zat yang berperan dalam membersihkan tubuh dari garam dan air, sehingga tidak terjadi penumpukan cairan dalam tubuh.

Diuretik akan merangsang ginjal untuk melepaskan natrium ke dalam urine.

Peran temulawak sebagai obat diuretik yaitu mengambil kelebihan cairan dari pembuluh darah. Proses ini akan menyebabkan tekanan pada dinding pembuluh darah berkurang.

Obat diuretik biasanya dibutuhkan untuk membantu mencegah dan mengobati masalah seperti gagal jantung, gagal hati, masalah ginjal, dan pembengkakan jaringan.

Membantu Mengobati Dan Mencegah Kanker

Meskipun penelitian tentang konsumsi temulawak untuk kanker masih sedikit, namun beberapa ahli sudah membuktikan khasiat temulawak bagi pengobatan kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus.

Peneliti dari University of Maryland Medical Center telah menemukan bahwa kandungan herbal pada temulawak mampu menghentikan pertumbuhan kanker karena peran zat antioksidan yang terkandung pada temulawak.

Obat Anti Radang

Sifat anti inflamasi dan anti radang pada temulawak dipercaya mampu menghambat produksi prostaglandin E2 yang dapat memicu timbulnya peradangan. Oleh karena itu, temulawak dapat menyembuhkan beberapa masalah peradangan seperti radang sendi dan peradangan lainnya.

Anti Bakteri dan Anti Jamur

Temulawak juga dapat berperan sebagai anti bakteri dan anti jamur Kandungan anti bakteri pada temulawak mampu berperan aktif dalam membunuh bakteri pada tubuh seperti Staphylococcus dan Salmonella.

Sedangkan, temulawak sebagai zat anti jamur dapat menghilangkan jamur seperti jamur dari golongan dermatofita.

Obat Jerawat

Selain mampu mengatasi masalah pada kesehatan organ tubuh, temulawak juga dapat mengatasi masalah kulit wajah seperti masalah jerawat. Zat astringent pada temulawak bermanfaat mengurangi produksi minyak.

Kandungan antiseptic pada temulawak juga dapat menyembuhkan jerawat yang meradang.

Efek Samping Temulawak

Efek Samping Temulawak.png

Temulawak memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, akan tetapi juga memiliki beberapa efek samping, Konsumsi temulawak aman bag tubuh dengan jangka waktu maksimal 18 minggu.

Respon tubuh terhadap temulawak apabila memiliki efek samping biasanya adalah mual dan nyeri perut.

Oleh karena itu, ketika Anda memilih temulawak untuk mengobati penyakit Anda, Anda dapat berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Meski perubahan alami, temulawak bisa saja memberikan efek negatif pada tubuh.

Temulawak memiliki efek samping bagi beberapa penyakit seperti pada penyakit masalah empedu. Efek samping dari temulawak pada penyakit masalah empedu dapat memperburuk keadaan tubuh.

Jika Anda memiliki batu empedu, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu saat akan mengonsumsi temulawak.

Temulawak dapat menjadi pilihan bagi masalah kesehatan Anda, namun Anda juga harus tahu cara minum temulawak yang benar agar khasiat dari temulawak dapat bekerja dengan baik di tubuh Anda.

Dengan mengonsumsi temulawak sesuai aturan, Anda akan mendapatkan tubuh yang sehat dan jauh dari berbagai penyakit.

Author profile
Aimara

Seorang beauty advisor dan penulis di lemariwanita.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *